Area Traffic Control System

Hai readers….
Melihat foto diatas ,pasti ada pertanyaan “layar apakah itu ?” atau mungkin “itu ruangan apa ?”
Itu adalah suatu central control system room dari ATCS
yah…. ATCS atau Area Traffic Control System adalah :
1. Sistem pengendalian lalu lintas berbasis teknologi informasi pada suatu kawasan yang bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja jaringan jalan melalui optimasi dan koordinasi pengatur lampu lalu lintas di setiap persimpangan ,atau
2. Sistem pengendalian lampu lalin (APILL) secara terpusat dimana seluruh unsur APILL dihubungkan dengan saluran komunikasi antara controller di lapangan dengan komputer di pusat pengatur atau Central Control System Room
ATCS mempunyai sistem utama dalam operasinya yaitu :
1. Server, work satation, yang berfungsi sebagai pusat operasional untuk memonitor dan mengontrol kondisi lalu lintas dari seluruh persimpangan dalam satu area
2. Wall map, yang berfungsi menyediakan informasi status dan kondisi dari local controller
3. Local Controller (Pengontrol persimpangan)
4. Video Surveilance (CCTV)
5. Vehicle Detector
ITS (Intelligent Traffic System) menggabungkan ATCS dengan sistem informasi lainnya sehingga data yang didapat dari ATCS dapat diolah untuk kepentingan lebih luas seperti informasi pada VMS (Variable Message Sign), informasi insiden dan kemacetan untuk pengguna jalan dan penyediaan streaming CCTV
Nah…. semakin menarik ya readers topik kita kali ini….
Lalu apa sih fungsi ATCS dan manfaatnya bagi kita ?
Berikut ini fungsi dari ATCS :
1. Mengatur waktu sinyal di persimpangan secara responsif dan terkoordinasi
2. Dalam keadaan tertentu memberikan waktu hijau pada kendaraan yang memiliki prioritas seperti ambulance, tamu kenegaraan dll
3. Menyampaikan informasi kondisi lalin dan alternatif lintasan
4. Menyediakan rekaman data lalin, kejadian kecelakaan dan kejadian lainnya di persimpangan
Manfaat ATCS :
1. Optimalnya kinerja jaringan jalan
2. Terwujudnya sistem lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat dan berwawasan lingkungan
3. Berkurangnua jumlah dan beban petugas pengatur lalin di persimpangan
Cara Kerja ATCS :
Cara kerja ATCS berdasarkan distribusi kepadatan , sistem ini mengontrol lampu lalin otomatis dengan menggunakan kamera berbasis mikro kontroller. Kamera digunakan sebagai pengamat kepadatan kendaraan pada suatu persimpangan. Hasil pengamatan diolah oleh PC sehingga diperolah presentase kepadatan pada tiap-tiap jalur. Mikro kontroller bekerja menggunakan lampu lalin secara default kontrol yaitu searah dengan arah jarum jam . Jika PC terkoneksi dengan mikro kontroler maka mikro kontroller mengirimkan informasi jalur mana yang lampu hijaunya akan menyala, kemudian PC mengolah gambar persimpangan dan menentukan besarnya presentase kepadatan serta lama penyalaan lampu hijau untuk jalur yang telah ditentukan. Apabila tidak ada koneksi antara PC dan Mikro kontroler maka penyalaan lampu hijau adalah 6 detik. Presentase kepadatan pada tiap tiap jalur juga dipengaruhi dari persimpangan sebelumnya yang terhubung pada tiap tiap jalur secara simulasi. Sistem ini dapat bekerja memakan lama penyalaan lampu hijau dengan presentase keberhasilan sebesar 100%.
Pada umumnya arah perpindahan lampu lalin dapat diatur sesuai dengan arah jarum jam (Clock wise) atau berlawanan arah jarum jam (Counter Clock Wise) .
Lampu lalin bekerja secara bergantian pada tiap jalur sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan dengan urutan menyala lampu hijau, kuning dan merah .
Demikian ya readers sekelumit artikel tentang ATCS , semoga bisa menambah wawasan kita…





