Sosialisasi Budaya Pemerintahan ‘SATRIYA’
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman melaksanakan Sosialisasi Implementasi Budaya Pemerintahan SATRIYA sebagai upaya memberikan pemahaman kepada pegawai yang berada di lingkungan Dishub Sleman.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Ruang Rapat Wahana Bidang Lalu Lintas Dishub Sleman pada Rabu (3/8/2022) mulai pukul 08.00 WIB s/d selesai yang diikuti oleh Pejabat Struktural, serta perwakilan dari staff Dishub Sleman.
Pemapar sosialisasi tersebut disampaikan oleh Erma Ekawati Purnama, S.H, M.URP selaku Subkoordinator Kelompok Substansi Kinerja dan Reformasi Birokrasi Bagian Organisasi Setda Sleman.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan Budaya Pemerintahan SATRIYA sehingga dapat mengoptimalkan pelaksanaan Reformasi Birokrasi.
Budaya Pemerintahan SATRIYA merupakan nilai-nilai yang terkandung di dalam filosofi “Hamemayu Hayuning Bawana” SATRIYA memiliki dua makna. Pertama, SATRIYA dimaknai sebagai watak ksatria. Watak ksatria adalah sikap memegang teguh ajaran moral: sawiji, greger, sengguh, ora mingkuh (konsentrasi, semangat, percaya diri dengan rendah hati, dan bertanggung jawab). Semangat dimaksud adalah golong-gilig yang artinya semangat persatuan kesatuan antara manusia dengan Tuhannya dan sesama manusia. Sifat atau watak inilah yang harus menjiwai seorang aparatur dalam menjalankan tugasnya. Makna kedua, SATRIYA sebagai singkatan dari: Selaras, Akal budi Luhur-jatidiri, Teladan-keteladanan, Rela Melayani, Inovatif, Yakin dan percaya diri, dan Ahli-Profesional. Masing-masing merupakan butir-butir dari falsafah Hamemayu Hayuning Bawana yang memiliki makna dan pengertian luhur.
Sosialisasi Budaya Pemerintahan SATRIYA ini diharapkan dapat dipahami, dimiliki, dan dilaksanakan sehingga dapat menjadi pedoman, acuan dalam pola pikir, sikap dan perilaku di seluruh aparatur penyelenggara pemerintahan yang berada di Kabupaten Sleman.
Wow!
Mmm
Hmm
Sad
Angry

